Memaknai Indahnya Ramadhan

? SEMANGAT BERIBADAH RAIH AMAL SHOLIH ?

Sungguh luar biasa dasyatnya efek kebersamaan di bulan penuh rahmat ini…
Ya Ramadhan, entah mengapa saat ia hadir, semua hati dan rasa angkuh diluluhkannya, dikukuhkannya, dan dihadirkan dengan rasa kasih sayang yang selalu didamba setiap insan.
Ya Ramadhan, entah mengapa saat kau hadir, yang jauh menjadi dekat, dan yang dekat semakin erat.
Ya Ramadhan, entah mengapa saat kau menyapa, yang sibuk menjadi senggang, dan yang senggang semakin terisi dengan padatnya jadwal tuk mengejar ridhaNya…

Benarkah kau bulan yang selalu dinanti?
Bulan yang lembut dengan rahmat, namun tegas atas segala proses pembelajaran makna hakiki…?

Benarkah kau bulan yang selalu dinanti?
Dimana manusia yang kokoh sekalipun kan tersungkur, tuk mengejar sujud yang lama tertunda karna sibuknya duniawi…?

Benar, kau bulan yang dinanti…!
Kau bulan dimana orang saling mengejar tuk beramal Sholih..
Kau bulan dimana orang saling melembutkan tuk berkasih sayang…
Dan kau bulan dimana orang berbagi dan saling memberi…
Maka setiap hari bersamamu adalah harapan,
Harapan tuk lebih baik,
Harapan tuk menjadi insan yang terbaik.

KalamMu sungguh benar ya Robb…
“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridhaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hambaNya”. (Al Baqarah [2]: 207).

Maka untuk memaknai ayat ini, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam pun bersabda, dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anha : “Barangsiapa mencari keridhaan dari Allah (saja) meskipun manusia benci kepadanya, niscaya Allah akan ridha kepadanya dan Dia akan menjadikan manusia ridha kepadanya pula. Dan sebaliknya, barangsiapa mencari keridhaan dari manusia dengan membuat Allah murka kepadanya, niscaya Allah akan murka kepadanya dan Dia menjadikan manusia murka kepadanya pula.” (HR. Ibnu Hibban)

Maka jelas sudah, Ramadhan bulan pemersatu umat. Saat Ramadhan, orang kan berlomba-lomba meraih pahala, semangat beramal sholeh, dan semangat beribadah..taqarrub illallah. Namun sesungguhnya, niat ini tak cukup untuk diri sendiri, niat ini tak cukup untuk sementara. Tetapi niat ini sebagai ajakan untuk kita menggenggam erat islam secara keseluruhan, secara Kaffah..di dunia. “Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah syaitan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.” (Al Baqarah [2]: 208). Maha benar Allah, atas segala firman-Nya.

Semoga menjadi penyemangat tuk kita semua, dalam mengejar amal Sholih di Ramadhan tahun ini..
Semoga Ramadhan ini menjadi pengingat kaum muslimin, kan pentingnya imamah tuk menyatukan umat, dan hingga kita semua bisa memeluk erat islam dengan iman dan taqwa yang kuat…

Aamiin ya Rabbal’alamin…