Sebagai salah satu agenda rutin yang diadakan setiap Ramadhan, setiap cabang Sekolah Tahfihz Plus Khoiru Ummah (STP KU) biasanya mengadakan pesantren kilat (sanlat) dan memasukkannya dalam program yang wajib diikuti oleh para siswa.
Meskipun singkat, kegiatan sanlat pada dasarnya sarat akan berbagai makna. Selain diisi dengan serangkaian kegiatan yang mensholihkan, sanlat juga menghadirkan alternatif kegiatan lain agar para peserta tidak merasa bosan saat menjalaninya. Apa saja ya…?
1. Shalat berjamaah.
Kegiatan ini merupakan kewajiban setiap muslimin, dan untuk membiasakannya diperlukan motivasi yang kuat agar bisa istiqomah. Dari kegiatan ini, selain meningkatkan rasa kebersamaan, pahala yang akan didapatkan juga berkali lipat jika melakukan shalat berjamaah.
2. Mendengarkan tausyiah.
Di STP KU KarangTengah, moment ini dijadikan figur keteladan AYAHKU.
Sesi mendengarkan ceramah dari para ayah juga jadi agenda wajib saat mengikuti sanlat. Kebanggaan memiliki ayah yang bisa berbagi Ilmu Islam tentu akan menjadi motivasi yang kuat bagi anak untuk mengikuti jejak yang diteladani seorang ayah, selaku pendidik dalam keluarga maupun umat secara luas. Jazakallah ayah Daffa, ayah Fawwas, dan ayah Raisha, semoga ilmu yang diberikan menjadi wasilah kebaikan dan amal Sholih ananda untuk menjadi lebih baik, aamiin…
3. Berinteraksi dalam cerdas cermat.
Supaya kegiatan Sanlat tidak membosankan, disela ceramah atau diakhir ceramah diadakan kuis interaktif. Hal ini disiapkan agar peserta lebih fokus untuk mendengarkan materi ceramah. Alhasil, sungguh luar biasa, peserta berlomba-lomba untuk bisa menjawab dan berebut hadiah sebagai kenangan yang berkesan, dikarenakan telah bersedia mendengarkan ceramah dengan hikmad dan antusias.
4. Renungan.
Selain ceramah, sekolah juga memfasilitasi sesi renungan bersama. Para peserta diperlihatkan video sesuai target peserta dan diberi motivasi agar mereka bisa menjadi pribadi yang lebih Sholih.
5. Santunan anak yatim dan fakir.
Berbagi merupakan sesuatu yang membanggakan dan menguatkan silaukhuwah islamiyah. Berbagi untuk saling membantu dan membahagiakan.
Di STP KU KarangTengah ini, alhamdulillah sudah menjadi kebiasaan yang terus dibina agar bisa semakin banyak manfaatnya. Dengan dukungan forum orang tua (FOMAG) dan berbagai pihak, kegiatan yang butuh persiapan ini bisa berjalan dengan maksimal sesuai harapan, masyaAllah…Allah telah mengetuk hati kita semua tuk fastabikhul Khoirot… Bagaimana tidak, kegiatan yang berlangsung dengan waktu singkat dan dengan segala daya upaya, Allah mudahkan tuk bisa memenuhi kebutuhan dalam menyantuni 30 orang, alhamdulillah. Semoga membawa keberkahan untuk komunitas KU KarangTengah dan sekitarnya, aamiin..
6. Iftor jama’i.
Nah, ini dia yang paling ditunggu saat sanlat! Momen buka puasa bersama, jadi saat yang paling menyenangkan karena menyantap makanan bersama teman-teman bisa mempererat hubungan. Ditambah bertemu kawan baru dari para undangan. Juga ditemani guru dan para orangtua siswa sekalian. Ditambah sajian es buah hasil karya kebersamaan para bunda sholiha dan juga hidangan WASO yang sangat menggugah selera…
MasyaAllah..nikmat semua rasanya ya Robb, luar biasa kebersamaan ini, alhamdulillah…
Semoga menjadi keteladanan bagi ananda semua generasi Khoiru Ummah, calon pemimpin umat di masanya kelak, aamiin…